Buka Secara Resmi Walikota Cup: Wakil Walikota Bima Ini Adalah Momen Menjaring Talenta Muda Berbakat Sepak Bola

Buka Secara Resmi Walikota Cup: Wakil Walikota Bima Ini Adalah Momen Menjaring Talenta Muda Berbakat Sepak Bola. Media Realitantb.com 

Kota Bima, Realita NTB.-
Turnamen sepak bola Wali Kota Bima Cup dalam rangka menyambut HUT ke-24 Kota Bima, yang digelar di Lapangan Tratai, Markas Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda NTB, secara resmi di buka oleh Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH, Minggu 03/05/2026. 

Pembukaan turnamen tersebut ditandai laga eksebisi dari tim Porprov Kota Bima melawan tim Porprov Kabupaten Bima. 

Walikota Cup ini ada 32 tim ambil bagian, yakni Kota Bima, Kabupaten Bima, hingga Kabupaten Dompu.

Kick-off perdana dilakukan Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, bersama unsur Forkopimda. Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan antusiasme penonton yang memadati sisi lapangan.

Ketua panitia, Syarif Rustaman, menyampaikan sebenarnya turnamen ini  dijadwalkan pertengahan April. Namun, kondisi cuaca (hujan=red) membuat pelaksanaan harus ditunda.

“Lapangan butuh pembenahan. Panitia bekerja keras membersihkan genangan air, terutama di sisi selatan lapangan,” ujarnya.

Syarif juga mengapresiasi dukungan penuh dari Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda NTB yang telah menyediakan fasilitas lapangan sekaligus membantu penataan teknis di lokasi pertandingan. 

Selain itu, sejumlah sponsor turut berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Di tempat yang sama Ketua PSSI Kota Bima, M. Tajil Arifin, menilai turnamen ini bukan sekadar kompetisi olahraga. Tapi ini adalah langkah awal membangun industri sepak bola di daerah.

“Sepak bola bisa menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitar lokasi event,” tegasnya. 

Ia pun memastikan event serupa akan terus digelar pada tahun-tahun berikutnya.

Sementara Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat. Di tengah kondisi efisiensi anggaran, semangat menghadirkan event olahraga dinilai patut diapresiasi.

Wawali juga berpesan kepada seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Sepak bola harus menjadi wadah persatuan, bukan memicu kericuhan,” pesannya.

Ia juga menambahkan, pemerintah kota berkomitmen mendukung keberlanjutan turnamen ini setiap tahun. 

Selain sebagai hiburan masyarakat, turnamen seperti ini menjadi sarana untuk menjaring talenta-talenta muda berbakat di bidang sepak bola. (RED) 

Posting Komentar

0 Komentar