![]() |
| Walikota Bima Lepas Kafilah MTQ Sekaligus Penyerahan Gedung LPTQ Kota Bima. Media Realitantb.com |
Kota Bima, Realita NTB.- Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE secara resmi melepas Kafilah Kota Bima yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Lombok Tengah. Jum'at 05/06/2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Maja Labo Dahu tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan pengoperasian Gedung Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Bima sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Bima terhadap pengembangan syiar Islam dan pembinaan generasi Qur'ani.
Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK Kota Bima, para Staf Ahli, Asisten, Kepala Bagian, Camat se-Kota Bima, pengurus LPTQ, tokoh agama, pelatih, official, serta seluruh anggota kafilah yang akan mewakili Kota Bima pada ajang MTQ tingkat provinsi.
Ketua harian LPTQ H. Nurdin Masyur, MM menyampaikan MTQ akan dilaksanakan mulai dari tanggal 8 Juni 2026 sampai 15 Juni 2026 yang bertempat di Praya Kabupaten Lombok Tengah dengan jumlah peserta yang akan mengikuti sebanyak 85 orang terdiri dari Peserta MTQ sebanyak 52 orang dari semua cabang MTQ yang dilombakan dan pimpinan kafilah, Pelatih, Official dan anggota sebanyak 33 orang.
Ketua harian juga menyampaikan Kota Bima saat ini mengikuti seluruh cabang yang dilombakan yaitu cabang tilawah, cabang qira’at, cabang tahfidz, cabang tafsir, cabang fahmil, cabang syarhil, cabang khat/kaligrafi dan cabang karya tulis ilmiah Qur’an.
Dalam arahannya, Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Bima dan seluruh masyarakat Kota Bima, Saya menyampaikan rasa bangga, apresiasi, dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota kafila.
Walikota juga menyampaikan bangganya kepada para pelatih, pembina, dewan hakim, guru mengaji, pondok pesantren, lembaga pendidikan, para orang tua, serta seluruh pihak yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan doa dalam membina para peserta yang akan berangkat membawa nama baik daerah Kota Bima.
“Saudara-saudara adalah putra-putri terbaik Kota Bima yang telah melalui proses pembinaan, seleksi, latihan, dan pengorbanan yang tidak ringan.”
MTQ adalah sarana Syiar Islam di tengah berbagai tantangan zaman yang kita hadapi saat ini, mulai dari pengaruh negatif media sosial, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, kekerasan, hingga semakin lunturnya nilai-nilai moral, Alqur’an harus kembali menjadi pedoman hidup generasi kita. Jelas Walikota
Pemerintah Kota Bima terus berkomitmen untuk terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter Qur’ani. Ke depan kita akan mendorong berbagai kebijakan strategis yang lebih terarah dan berkelanjutan dalam pembinaan Al-Qur’an di Kota Bima.
Walikota Bima menekankan pentingnya penguatan pembinaan Tilawatil Qur’an dan Tahfizh sejak usia dini.
Melalui sinergi sekolah, TPQ, Rumah Tahfizh, dan Pondok Pesantren;serta pemberian penghargaan dan dukungan yang lebih baik bagi para peserta berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Bima di Tingkat Provinsi maupun Nasional.
Selain itu, pada masa mendatang, mungkin kita bisa mendorong lahirnya program kampung qur’ani. Program ini mengintegrasikan pembinaan keluarga, pendidikan, agama, dan penguatan karakter masyarakat.
Diakhir sambutannya Walikota Bima berpesan kepada seluruh anggota kafilah agar bisa menjaga nama baik Kota Bima dan masyarakat Kota Bima.
“berangkatlah dengan penuh keyakinan dan niat ibadah. Tampilkan kemampuan terbaik yang dimiliki. Jaga kesehatan, disiplin, kekompakan, dan nama baik daerah. Jangan terbebani oleh target yang berlebihan, tetapi tampilkan seluruh hasil latihan dengan percaya diri dan penuh keikhlasan.” Ujarnya (RED)

0 Komentar