![]() |
| Tidak Membiarkan Kekosongan Lama, Walikota Bima Tunjuk Agus Salim Sebagai Plt Disnaker. Media Realitantb.com |
Kota Bima, Realita NTB.- Pemerintah Kota (Pemkot) Bima bergerak cepat menjaga stabilitas birokrasi dengan mengisi kekosongan jabatan struktural di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Guna mengantisipasi hambatan pada sektor pelayanan publik, Wali Kota Bima secara resmi menunjuk Agus Salim sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bima.
Langkah taktis ini diambil agar fungsi administrasi dan program-program strategis ketenagakerjaan di Kota Bima tidak mengalami stagnasi pasca-kekosongan kepemimpinan di dinas tersebut.
Wali Kota Bima menegaskan bahwa sektor ketenagakerjaan memegang peranan krusial dalam pelayanan masyarakat, mulai dari pengurusan kartu pencari kerja (AK-1), pelatihan kerja, hingga mediasi hubungan industrial.
Oleh karena itu, penunjukan Plt ini menjadi langkah strategis demi memastikan roda organisasi Disnaker tetap berjalan optimal dan responsif terhadap kebutuhan warga.
"Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk tidak membiarkan adanya kekosongan kepemimpinan yang berpotensi menghambat program kerja daerah dan pelayanan masyarakat," tegas Wali Kota dalam keterangannya.
Rekam Jejak dan Kapasitas BirokrasiPemilihan Agus Salim sebagai nakhoda sementara Disnaker Kota Bima didasarkan pada pertimbangan kompetensi yang matang.
Ia dinilai memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, serta pengalaman birokrasi yang mumpuni untuk mengawal masa transisi ini.
Tugas utama yang kini diemban oleh Agus Salim antara lain:Menjaga stabilitas internal dan performa kinerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Disnaker.
Melanjutkan program kerja tahunan yang sedang berjalan agar tetap mencapai target target yang ditentukan.
Memastikan pelayanan administratif kepada masyarakat dan pelaku usaha berjalan lancar tanpa penundaan.
Konsistensi Penataan Birokrasi Pemkot BimaKebijakan penunjukan Plt ini bukan yang pertama kali dilakukan.
Sebelumnya, Pemkot Bima juga menerapkan mekanisme serupa untuk mengisi sejumlah posisi strategis yang kosong di OPD lain, sesuai dengan koridor regulasi dan arahan langsung kepala daerah.
Melalui respons cepat ini, Pemkot Bima membuktikan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, adaptif, dan berorientasi penuh pada pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Kota Bima. (RED)

0 Komentar