Meriahkan Festival Rimpu Mantika 2026, Partisipasi 41 Kelurahan Warnai Beragam Busana Tenun Khas Bima

Meriahkan Festival Rimpu Mantika 2026, Partisipasi 41 Kelurahan Warnai Beragam Busana Tenun Khas Bima. Sabtu 25/04/2026. 

Kota Bima, Realita NTB.-
Semarak Festival Rimpu Mantika 2026 yang di Pusatkan di Area Asi Mbojo, kian terasa dengan keterlibatan 41 kelurahan yang ambil bagian dalam pawai budaya, Sabtu 25/04/2026. 

Ribuan peserta tampil memukau dengan balutan busana rimpu berbahan tenun khas Bima yang sarat nilai tradisi dan kearifan lokal.

Setiap kelurahan menampilkan ciri khas masing-masing melalui ragam motif dan warna kain tenun yang dikenakan. 

Tidak hanya menonjolkan keindahan visual, penampilan para peserta juga merepresentasikan identitas budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Wali Kota Bima H. Arahman H. Abidin SE, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang turut memeriahkan festival tahunan tersebut. 

Menurut Walikota Bima yang akrab di sapa Ajiman ini, Festival Rimpu Mantika bukan sekadar ajang seremonial, tetapi menjadi ruang strategis untuk memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

“Partisipasi 41 kelurahan ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki komitmen kuat dalam melestarikan budaya rimpu. Ini adalah kebanggaan kita bersama,” ujarnya.

Pawai budaya yang dilepas secara resmi oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Damayanti Putri, didampingi langsung oleh Walikota dan Wakil Walikota Bima yang mengambil rute di pusat kota itu disambut meriah oleh warga. 

Sepanjang jalan, masyarakat tampak antusias menyaksikan berbagai kreasi busana rimpu, mulai dari gaya klasik hingga sentuhan modern yang tetap mempertahankan nilai tradisional.

Selain pawai, Festival Rimpu Mantika 2026 juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan lain seperti pameran UMKM, pertunjukan seni tradisional, dan kuliner khas daerah. 

Kegiatan ini diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan serta meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal.

Kepala Dinas Pariwisata Sukarno menambahkan bahwa festival ini menjadi momentum penting dalam mempromosikan tenun Bima ke kancah yang lebih luas. 

“Rimpu adalah simbol budaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Melalui festival ini, kita ingin memperkenalkan kekayaan budaya Bima ke tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.

Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh seluruh kelurahan, Festival Rimpu Mantika 2026 diharapkan terus menjadi agenda unggulan yang mampu mengangkat citra daerah serta memperkuat jati diri masyarakat Bima. (RED) 

Posting Komentar

0 Komentar