![]() |
| Walikota Bima Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Fungsional. Senin 12/01/2026. |
Kota Bima, Realita NTB.- Walikota Bima H. Arahman H. Abidin SE, Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) dan Tujuh Pejabat Fungsional di Aula Maja Labo Dahu Pemerintahan Kota Bima, Senin 12/01/2026.
Lima pejabat hasil JPT yang dilantik tersebut, untuk mengisi beberapa OPD yang sebelumnya diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Nama-nama yang dilantik, yakni Syahrial Nuryadin Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Abdul Najir Kepala Dinas Pertanian, Muhammad Mahdun sebagai Kepala BKPSDM, Ruslan sebagai Kepala Diskoperindag, dan Ihyar Gozali yang menduduki jabatan Sekretaris DPRD Kota Bima.
Kelima pejabat tersebut merupakan kandidat yang berhasil setelah melewati tahapan proses seleksi dari sejumlah peserta yang mendaftar.
Selain melantik lima pejabat JPT, Wali Kota juga mengambil sumpah tujuh tenaga fungsional dari berbagai OPD yakni Muhammad Aria R. Semba sebagai Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan.
Ahmad Yani Muhlis (BRIDA) sebagai Perencana Ahli Pertama. Abdul Syukur (BRIDA) sebagai Perencana Ahli Pertama. Neneng Halidah (BRIDA) sebagai Perencana Ahli Pertama. Yulianingsih (DP3A) sebagai Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Madya dan Imamah (DPMPT-SP) sebagai Penata Kelola Perizinan Ahli Madya.
Dalam sambutannya, HA Rahman menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar pengisian jabatan kosong. Tetapi bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Jabatan adalah amanah dari negara, pimpinan dan yang utama dari yang maha kuasa,” tegasnya.
Walikota juga mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar siap dimintai pertanggungjawaban. Baik secara administratif maupun di hadapan Tuhan.
Wali Kota juga berpesan kepada para pejabat yang belum mendapatkan penugasan agar tetap bekerja sungguh-sungguh serta menjaga marwah institusi dan kode etik.
Di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas, Wali Kota mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat kolaborasi dan menghindari perpecahan.
“Semua ini satu kesatuan. Jangan sampai ada pasukan lain di luar,” pungkasnya. (RED)

0 Komentar